Jumat, 26 Juni 2009

The End of Journey

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Puji syukur atas kehadirat Sang Pencipta, berkat karunia dan petunjuk dari-Nya, Alhamdulillah seluruh siswa dan siswi Dhe Dusun semua nilainya tuntas dan berhak untuk melanjutkan masa
pembelajarannya di kelas 9 pada tahun depan.
Esok hari tepatnya hari sabtu tanggal 27 Juni 2009, pembagian hasil pembelajaran siswa dan siswi Dhe Dusun selama satu tahun. Hasil belajar dan kerja keras yang telah dilakukan siswa-siwi Dhe Dusuners akan berbuah angka-angka yang menunjukkan keberhasilan mereka. Mungkin saja angka yang tertulis tidak sesuai dengan harapan, namun yakinlah, angka tersebut adalah angka yang telah diberikan oleh Sang Khalik dan wajib disyukuri. Bagi yang mendapatkan angka rendah, buatlah angka tersebut sebagai motivasi untuk membangkitkan semangat untuk belajar dengan lebih giat dan rajin dan bagi yang mendapatkan angka tinggi, ingatlah!, roda kehidupan terus berputar dan berputar maka bersiaplah untuk terjatuh kelak.
Pada hari itu juga, merupakan akhir dari perjalanan siswa dan siswi Judez Krapuwh dan Anak Dusun. Kami yang berjumlahkan 44 orang telah menjalani hidup bersama di dalam kelas 8D selama 2 tahun kemungkinan akan menjalani kehidupan kelas 9 di kelas yang berbeda. Menurut kabar angin yang beredar di masyarakat SMPN 1 Bogor, bahwa kelas 8 reguler akan di rolling sehingga kekompakan dan kebersamaan siswa-siswi Dhe Dusun akan pudar. Persahabatan yang telah dijalin selama 2 tahun mungkin akan renggang dan tergantikan oleh yang lain. Suka duka,tawa canda,pertengkaran,keributan, keceriaan, keseriusan yang telah dijalani dan telah terekam dalam ingatan kita, goresan dan lubang-lubang pada dinding kelas 8D telah menjadi saksi bisu dalam perkembangan kepribadian siswa-siswi Dhe Dusun.
Teruslah berjuang walau tak bersama, teruslah berkarya walau tlah terpisahkan meskipun kita akan segera berpisah, namun hati akan selalu berdoa, agar kenangan indah yang telah tercipta, takkan musnah untuk selamanya. Amin...
Akhir kata kami sebagai pihak Admin mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan Dhe Dusuner Member atas dukungan, dan kritikan yang selama ini telah diberikan kepada kami, dan mohon maaf apabila kami melakukan kesalahan, baik sengaja ataupun tidak disengaja.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Read More......

Selasa, 16 Juni 2009

The History of Pojok Anak Dusun

Ini mungkin adalah tulisan terakhir yang akan diterbitkan oleh Administrator Pojok Anak Dusun. Karena, menurut kabar yang beredar baik itu dari para guru ataupun dari murid-murid SMPN 1 yang lain, bahwa pada kenaikan kelas 9 nanti, semua kelas Reguler dari 8C, 8D, 8E, 8F, 8G sampai 8H seluruh siswanya akan di Rolling atau bahasa sepak bolanya di Rotasi.

Dalam kesempatan kali ini saya( Admin ) akan menceritakan sedikit sejarah berdirinya situs Pojok Anak Dusun atau yang dulunya News Update Anak Dhe ini. Cerita bermula dari 2 orang member dusun yang sejak awal memang merencanakan pembuatan situs/Blog khusus mengenai kisah-kisah Dhe Dusuner member sehari-harinya, kalian pasti sudah bisa menebak siapa kedua orang itu, ya dia adalah Faza & Yazid, yang awalnya hanya iseng-isneg buat tulisan "NEWS UPDATE" di papan tulis bagian atas itu, entah dari siapa ide membuat blog itu. Blog pertama Dhe Dusuner adalah NewsUpdateAnakDhe dengan berita utamanya adalah CELANA DALAM FADHIL SANGAT “KEREN” yang merupakan sejarah terlucu yang juga satu-satunya Artikel yang di terbitkan di rumah Radith dan juga satu-satunya artikel yang ditulis oleh Wildan. Kemudian NewsUpdateAnakDhe berganti nama menjadi Pojok Anak Dusun karena adminnya lupa dengan password di wordpressnya, karena kejadian tersebut admin dri Pojok Anak Dusun ini berinisiatif menciptakan blog baru di Blogger ini. Setelah beberapa kali diedit sana-sini akhirnya admin Faza berhasil menciptakan Pojok Anak Dusun dan langsung menyuruh Admin Yazid untuk menulis artikel-artikel yang seperti saya terbitkan ini. Sungguh suatu keadaan yang menyedihkan karena dulu kami di 8D belajar ceria, senang , tanpa ada rasa canggung, bersahabat, tapi sekarang.... semua kenangan tinggal kenangan, semua persahabatan Dhe Dusuner member maupun keadaan Timlas 8D yang dalam performa menanjak setelah membantai Farhan CS. 26-6 minggu lalu, kini diujung tanduk dan hal ini juga dirasakan oleh seluruh siswa kelas reguler.Yang menjadipertanyaan adalah "MAU DIKEMANAKAN SEMUA PERSAHABATAN ITU? MAU DIAPAKAN BLOG INI SLANJUTNYA?

Read More......

Sabtu, 13 Juni 2009

The Future Pojok Anak Dusun

Karena menurut kabar yang beredar di lingkungan sekolah bahwa saat kelas sembilan nanti, kelas akan diacak. Sebagai pihak admin, saya memerlukan bantuan para member Dhe Dusun untuk memberikan pilihan apa yang harus dilakukan oleh pihak admin pada blog ini jika kelas sembilan nanti Dhe Dusuner member akan dipisah.




Read More......

Jumat, 12 Juni 2009

Test is Over...!!!!

Hari ini, tepatnya pada hari Jum'at tanggal 12-06-2009. merupakan hari terakhir seluruh siswa kelas 8&7 SMPN 1 Bogor menjalani Ulangan Kenaikan Kelas. Bagi siswa Dhe Dusun, hari terakhir ini merupakan hari dimana perasaan malas untuk belajar menghadapi ulangan mulai muncul. Seperti hari-hari sebelumnya saat menjalani ulangan, Siswa Dhe Dusun selalu berkumpul pada satu titik untuk mempelajari ulang tentang materi yang telah dipelajari pada malam harinya. Beberapa titik diantaranya, di teras lapangan, dibawah pohon dekat gerbang, dan di dekat tong sampah. Ada yang serius mempelajarinya dan menanyakan rumus-rumus (terutama saat ulangannya Matematika), ada yang hanya meminjam buku orang lain dan dibuka, namun tidak dibaca, malahan ada juga yang tampak santai karena telah mempersiapkan bekal untuk mengisi ulangan. Setiap selesai satu pelajaran, pasti siswa Dhe Dusun berkumpul kembali sambil membahas ulangan tadi. Mereka saling menanyakan jawaban masing-masing pada ulangan tadi. Biasanya jika seseorang jawabannya berbeda sendiri, langsung di sorakin dengan keras. Kegiatan pengisian lembar jawaban ulangan pun beragam. Ada yang saling bertukar jawaban (bertanya pada yang lain), malah ada juga yang membuka buku pelajaran yang di ualngankan sambil bermain Handphone. Namun, setelah jam terakhir berlalu, siswa Dhe Dusun merasa beban menghadapi ulangan telah usai. Sebagian dari mereka yang hobi bahkan maniak bermain bola memanfaatkan kesempatan ini untuk bermain Futsal di Pangrango Plaza. Namun, jika ditanyakan mengenai perkiraan mata pelajaran yang mungkin di Remidial, 70% siswa Dhe Dusun menjawab, "MATEMATIKA".

Read More......

Sabtu, 30 Mei 2009

Yugi Oh Duel Effect

Yugioh ya permainan kartu yang satu ini memang menimbulkan ketagihan para pemainnya, salah-satunya Garin, awalnya dia hanya iseng-iseng bermain menggunakan Deck Kartu Made atau Deaz dengan lawan yang itu-itu saja seperti Faiz, Ryan, Made, Deaz, Alfian. Sampai akhirnya dia membeli kartu Deaz dengan harga yang lumayan tinggi.

Musim YugiOh berawal dari kelas 8C yang kebanyakan anaknya memang au**s, kekanak-kanakan dSb. Menyebar di kalangan para lelaki Dusun karena permainan ini di bawa oleh Made, Deaz & Hafizh. Saat ini pemainnya sudah mencapai 75% populasi dari para lelaki Dusun diantaranya, Garin, Made, Deaz, Hafizh, Ryan, Faiz, Fadhil, Alfian, Wildan dan Yazid. YugiOh ini sering menimbulkan kontroversi diantara mereka seperti "PENGGACULAN" yang dilakukan Oleh DUO DaGong(Danny Agong), pengambilan kartu terus menerus seperti yang dilakukan oleh Duelist Fadhil Dll. Tapi mungkin saja musim YugiOh akan berakhir seperti apa yang terjadi pada Musim YugiOh di era 2007-2008 kita lihat saja.


Read More......

Rabu, 27 Mei 2009

Telan Ludah

Pada saat pelajaran Bahasa Inggris, pengambilan nilai speech pun selalu dilanjutkan. Seluruh siswa dan siswi Dhe Dusun pun keluar kelas dan duduk menunggu giliran, sedangkan yang sudah di tes hanya bercanda dan tertawa, karena otak dari kekonyolan 8D (Faiz, Agung) telah selesai di tes dan dapat bernafas tenang. Siswa Dhe Dusun pun mengobrol dan ada juga yang membaca No-mik. Kemudian, Faiz mendapat ide. "Eh jangan pilih Alfian dulu. Nanti biar dia yang terakhir", kata Faiz kepada siswi yang telah keluar dari dalam kelas, karena merekalah yang menentukan siapakah siswa yang akan di tes selanjutnya. "Emang kenapa is kalo si Fian terakhir ?", tanya Radit. "Kan biasanya kalau terakhir tuh pada masuk semua. M**p** 2X tuh si Fian diliatin", kata Faiz. "Emang lu pernah ?", tanya Radit lagi. "Sering, pas story telling", kata Faiz. Namun rencananya gagal. Akhirnya setelah Fian selesai, seluruh siswa dan siswi Dhe Dusun pun masuk. Guru tersebut pun mengucapkan terima kasih karena seluruh siswa dan siswi Dhe Dusun telah membuat dan menghafal pidato dengan baik. Guru tersebut memberikan waktu 30 menit untuk mengobrol dengan teman. Saat sudah keluar, guru tersebut kembali lagi ke dalam kelas. "Ian..Ian ini ian", guru tersebut memanggil Edrian. Namun Ryan malah berdiri. "Bukan, Edrian", kata guru tersebut sambil memberikan pulpen. Ryan pun menelan kembali ludahnya karena malu disorakin oleh seluruh kelas.

Read More......

Situasi Menguntungkan

Saat pelajaran Bahasa Sunda, Dhe Dusun mendapatkan latihan untuk menghadapi ujian semester. Namun, seperti biasa, saat guru yang mengajar sedang keluar dari kelas, Anak Dhe Dusun saling bertanya jawaban dari nomor satu sampai nomor 15. Malah ada juga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengerjakkan PR Fisika (mungkin sudah selesai mengerjakkan tugas B. Sundanya). Kemudian saat guru tersebut kembali, bel pun berdering dan latihan pun dikumpulkan. Kemudian, tampak Faiz yang tampak gelisah dan berjalan menuju tempat duduk Made. "Eh de, lu bawa penggaris nggak ?", tanya Faiz. "Ini", jawab Made sambil menunjukkan penggarisnya. "Ini mah kagak 30cm Tablo. Kan disuruhnya 30cm", kata Faiz. "Kan makanya kemarin gua kagak bawa penggaris gara-gara patah, ini penggarisnya", kata Made. "Inikan 30cm", kata Deas sambil melucu. "Ya yas", kata Faiz. "Emang lu bawa ?", tanya Made kepada Faiz. "Kagak. Gua bukan masalah penggarisnya, tapi gua kagak bawa buku gambarnya", kata Faiz. "Mampus sia", kata Made. Kemudian Alfian menghampiri Faiz. "Eh is, lu kagak bawa ?", tanya Alfian. "Lu ?", Faiz balik bertanya. "Bawa, cuman gua kagak bawa penggaris", kata Alfian. Faiz pun langsung menampar wajah Alfian. Kemudian kabar gembira datang. Ternyata guru yang mengajar tidak dapat datang. Faiz pun langsung bernafas lega. "Eh is, gurunya kagak ada ?", tanya Alfian. "Kagak, hoki gua", kata Faiz. "Padahal gua udah nemu penggarisnya", kata Fian.

Read More......

D'New Bald Student

Hari Rabu merupakkan hari pertama masuk Dhe Dusun setelah libur selama 2 hari. Kelas masih terlihat acak-acakan dan terdapat tumpahan cairan berwarna coklat di lantai barisan ke 5 dari pintu masuk kelas, karena hari kemarinnya mungkin dipakai untuk tes SBI. Terlihat Deas dan Radit yang sedang bercengkrama dan Inasya sedang mengobrol dengan temannya. Tak lama kemudian, Faza pun datang. Radit langsung menanyakan soal PR Fisika. Kemudian mulailah berdatangan siswi Dhe Dusun dan membuat suasana menjadi sedikit ramai. Kemudian bertambah ramai dengan datangnya Garin, Deas pun kembali ke atas. Mereka semua langsung mengerjakkan Fisika. Saat sedang serius mengerjakkan, munculah sesosok manusia yang kepalanya bersinar. Ternyata itu adalah Made yang rambutnya di "gundulin". Saat masuk, Made ditertawakan oleh Radit, Faza, Deas, dan Garin. "Eh ada tuyul", kata Radit. Kemudian Yazid pun datang. "Eh jit, anak buah lu nih", kata Radit sambil menunjuk Made. Yazid pun tertawa dan memegang dan menggosokan tangannya di kepala Made. Datanglah Luthfiadi. "Eh Lut, ini anak buah lu", kata Radit sambil menunjuk Made. Luthfiadi pun sepertinya mengabaikan omongan Radit dan hanya berjalan menuju tempat duduknya.

Read More......

Selasa, 26 Mei 2009

Crash Landing

Pada hari Jum'at, Dhe Dusun melakukan aktifitas Olahraga di GOR Pajajaran. Setelah pelajaran Ekonomi selesai, para siswa dan siswi pun langsung ganti baju. Terlihat dilapangan para supir angkot sudah Stand-by. Seperti biasa, Siswa Dhe Dusun bermain bola terlebih dahulu. Namun, rombongan Fian, Edrian, Luthfi, Hafizh, Radit, Bagas, Fadhil, Wildan, Made, Deas, dan Faiz berangkat ke GOR duluan. Didalam angkot, seperti biasa, mereka mengobrol. Kemudian sampailah di GOR. Rombongan pun membayar ongkos angkot masing-masing. Sebelum masuk, terdengar suara Drum dan trumpet dari dalam GOR. "Eh is, kagak di sekolah kagak di GOR tetep aja gua denger suara Drum Band", kata Faza. "Iya sia", kata Faiz. Kemudian, saat masuk ke lapangan sepak bola, terlihat tim kesebelasan yang sedang berlatih. Kemudian rombongan mencari guru olah raga. Setelah bertemu dengan guru olahraga, rombongan membuat barisan. Guru tersebut menerangkan tentang nilai-nilai siswa dan siswi Dhe Dusun yang masih kosong dan menerangakan apa yang akan di tes pada hari itu. Ketika sedang serius, tiba-tiba "Blar...!!!", terdengar suara ledakan yang keras. Para siswa yang datang pertama menoleh ke kiri dan ke kanan, mencari tahu sumber ledakkan tersebut. Ternyata ledakkan tersebut berasal dari bola plastik yang dibeli Anak Dhe Dusun yang diledakkan oleh Wildan. Ledakkan tersebut terjadi karena saat Wildan melompat, bola tersebut terinjak oleh Wildan dan meledak. Wildan pun diejek dan ditertawakan oleh seluruh siswa yang sedang berbaris.
Kemudian masing-masing 4 orang siswa harus lari 100m untuk mendapatkan nilai, namun pada awalnya hanya sebagai latihan. 4 orang pertama adalah Fian, Deaz, Luthfi, dan Faza. Kemudian larilah mereka. Nasib yang malang diderita oleh Luthfi, ia terjatuh saat berlari dan tangannya luka gores yang panjang. Kemudian ia bersama dengan Yazid dan Made pergi menuju WC untuk membersihkan tanggannya. Kemudian terlihat Made yang sedang berlari bersama dengan Radit dan Edrian. Kemudian saat penilaian tiba, 4 orang pertama yang berasal dari kelas Dhe adalah Faiz, Fian, Faza, dan Deas. Mereka pun berlari. Sampailah pada saat Radit yang terkenal dengan badan besarnya dan ketiga lawannya berlari. Saat berlari, ia terjatuh. Bajunya penuh dengan tanah. "Eh Dit, kenapa lu ?", tanya Faiz sambil tertawa. "Tadi gua berenang di tengah", jawab Radit. Kemudian siswa Dhe Dusun pun keluar dari GOR dan mengobrol di dekat lapangan parkir. "Eh Dit, kenapa lu, baju sampai kotor gitu", tanya Garin. "Jatuh tadi ditengah, terus gua diem dulu. Pas semuanya selesai ketawa, gua berdiri lagi", tanya Radit. "Lu mah jatuh ada Airbagnya", kata Edrian. Kemudian datang supir angkot menghampiri mereka. "Itu kenapa ?", tanya supir angkot. "Jatuh pak", jawab Radit. "Itu pak, yang lebih parah mah", kata Fadhil dan kawan-kawan. "Iya pak yang itu, kayak di amplas tangannya", kata Faiz. Kemudian luka Luthfi pun di obati oleh supir angkot tersebut.
Kemudian obrolan berlanjut. "Eh Dit, itu gimana ceritanya, jatuhnya kedepan ?", tanya Fadhil. "Eh Dil, jatuhnya ya pasti kedepan lah", kata Faiz. "Bisa aja ke belakang", kata Fadhil. "Dil...Dil, jatuhnya mah kedepan, bajunya yang kotor kan depannya. Masa jatuh ke belakang kotornya di depan sih", kata Garin. "Ya.....", sorak yang lain. "Itu gimana ceritanya Dit ?", tanya Faza. "Kan pas gua lagi lari, tanahnya licin jadi sepatu gua selip trus jatuh. Nah pas jatuh gua diem dulu biar nggak malu. Pas sudah pada ketawa, baru gua lari lagi", jawab Radit. "Emang jatuhnya meluncur ?", tanya Ryan. "Iya, kayak berenang gitu", jawab Radit. "Kaya Pesawat Hercules jatuh", kata Faiz. "Eh Iz, tadi lu ngerasa getaran berapa kali pas Radit jatuh", tanya Garin. "Kerasa b***, lima kali mah ada", jawab Faiz. "Dit..Dit", kata Garin




Read More......

Ryan Pembawa Hoki

Sebelum guru mata pelajaran Ekonomi datang, seperti biasa, Dhe Dusun memanfaatkan kesempatan luang tersebut dengan sebaik-baiknya. Namun berbeda pada hari itu, kesempatan kosong tersebut dimanfaatkan untuk mengundi tempat duduk karena akan di acak kembali. Para Siswa Dhe Dusun awalnya merasa tenang, namun berubah karena nomor 4 berada di dalam undian tersebut. Para Siswa pun mengambil gulungan kertas dengan hati-hati. Setiap giliran, para siswa Dhe Dusun selalu menakut-nakuti saat seorang siswa akan mengambil gulungan.Awalnya Faiz merasa tegang, karena sat dibuka, angka yang terlihat olehnya adalah angka 4. Namun ia lega karena nomornya adalah 44. Faiz berharap kalau nomor 4 yang mengambil adalah Danny atau Agung. Tibalah saatnya Ryan, yang katanya "Chelseanya gede". Ketika dibuka, ternyata undiannya bertuliskan angka 4. Langsung saat itu juga telihat raut wajahnya yang tiba-tiba menjadi melas dan badannya terlihat lemas layaknya orang yang tertimpa musibah.Namun seluruh siswa Dhe Dusun berteriak dengan sangat gembira. Seluruh ekspresi kegembiraan tampak pada wajah seluruh siswa Dhe Dusun, terkecuali Ryan. "Mati lu Yan", kata Faiz. "Hokinya sudah abis", kata Radit. "Kali-kali gitu atuh, bikin seneng orang lain", kata Garin. "Hokinya buat orang lain", kata Fadhil.



Read More......

Rabu, 20 Mei 2009

Lantai 4 part 2

Setelah direkam, para bocah yang tadi duduk di tangga pun pindah ke pinggiran lantai empat yang dekat dengan ruangan yang berisikan komputer. Faiz, Deaz, Fian pun duduk di pagar pembatas. Para bocah-bocah itu pun mengobrol dengan asyik sambil menyaksikan pemandangan Gunung Salak. "Eh Gunung Salak yang di sana kan ?", Kata Fian sambil menunjuk arah yang salah. "Bukan b***, itu Gunung Salak mah", kata Faiz sambil menunjuk gunung yang tampak dari tempat duduknya. "Ia yang itu", kata Fadhil. "Itu mah puncak", kata Fian. "Bukan b***, itu Gunung Salak, di sana Puncak mah", kata Garin. "Ia, Gunung Salak yang ke arah Selatan, berarti yang itu", kata Faiz. "Yah.....", sorak Garin cs."Trus kalau Gunung Bunderan dimana yah ?", kata Garin. "Ia, ntar ada yang kotak", kata Faiz. "Emang ada yah ?", kata Fian. "Ada b***", kata Garin. "Eh, itu Gunung Salaknya bergetar, kedinginan", kata Faiz. "Lucu iz", kata Fadhil. Kemudian, terlihat guru yang sedang mengajar kelas 8*. Fian, Fadhil, Garin pun memanggil nama guru tersebut. Saat guru tersebut menengok, mereka bersembunyi (biasalah, kegiatan anak dusun). Kemudian mereka berbincang kembali sambil menikmati segarnya udara di atas. "Kaya di puncak", kata Radit. "Eh, padahal nginep disini, bikin tenda disini", kata Faiz sambil menunjuk bagian sekolah yang belum selesai. "Ia juga, gratis lagi", kata Ryan. "Coba kalo bisa ke atas lagi", kata Fian. "Ngapain cape-cape, udah disini, terus bakar-bakaran", kata Faiz. "Emang punya siapa", kata Ryan dan Fadhil. "Punya Pemerintah da", kata Faiz. Setelah itu, topik yang di perbincangkan pun berganti. "Eh itu yang hijau-hijau apaan", kata Fadhil. "Kebun Teh", kata Fian. "Bukan b***, lapangan golf. Kalau kebun teh mah agak turun. Itu rata gitu", kata Faiz. Kemudian terdengarlah suara bel. "Tinggal sejam lagi", kata Faza. "Itu suara bel BM", kata Faiz. "Yah..."sorak yang lain. "Si Faza mabok kali yah", kata Faiz. "Kenapa za ?", kata Garin. Setelah itu Faiz menunjuk sebuah benda yang tampak berwarna putih dari kejauhan. "Eh, itu yang putih-putih apaan", kata Faiz. "Itu, eehh, Ceremory", Kata Fian. "Kok Ceremory, Cimory kali", kata Faza. "Eh Cimory mah di Puncak b***, itu kan Gunung Salak", kata Fadhil. Fian pun disorakin kembali. Kemudian Isal mendengarkan lagu dari hpnya. "Iya, ketahuan kampungya", sorak Faiz dan Ryan. "Iya sia, kaya orang kampung hpnya simpen di kantong trus di dengerin. Ntar lagi muter-muter geura", kata Fadhil. Kemudian. "Eh itu lagu apaan", tanya Fadhil. "Yah....., kampung!!!", sorak Garin cs.



Read More......

Lantai 4 part 1

Pada saat pelajaran Bahasa Inggris, Anak Dhe Dusun melakukkan kegiatan belajar di perpustakaan. Seharusnya, pada pelajaran Bahasa Inggris hari itu adalah penilaian pembacaan pidato. Namun, karena siswa dan siswi Dhe Dusun merasa belum siap dan ada juga yang belum membuat, maka penilaiannya diundur menjadi hari Rabu. Anak Dhe Dusun pun dapat bernafas dengan lega. Sebagian anak Dhe Dusun hanya tinggal di kelas karena malas, seperti Yazid, Made, Wildan yang malah asyik main kartu di dalam kelas. Siswa yang telah sampai di lantai 4 pun tidak berani masuk ke dalam perpustakaan karena sedang digunakan oleh kelas 8*. Oleh karena itu, Faiz, Ryan, Garin, Fadhil, Faza, Radit, Izal, Fian, Edrian, Luthfi, dan Danny hanya duduk di tangga.Terjadilah obrolan yang seru sampai Radit melempar sepatunya ke Faiz. Faiz pun mengambilnya dan melempar ke bawah. Oleh Fian, sepatu tersebut dilempar lebih jauh lagi. "Eh iz, ambilin sepatu gua!", kata Radit dengan nada kesal. "Si Fian, gua cuman lempar sampai tengah", kata Faiz. "Ah bodo amat, pokonya ambilin", kata Radit."Kan tadi gua lemparnya sampai tengah, yang ke bawahin si Fian. Jadi si Fian ambil dulu sampai tengah, trus gua yang lanjutin. Jadi ada Checkpointnya", kata Faiz. Kemudian lewatlah guru Agama Islam. Ryan pun berdiri dan mengucapkan salam. Salam tersebut dibalas oleh guru Agama tersebut. Saat sampai di bawah, guru tersebut melihat sepatu milik Radit. "Wah, parah si Fian, itu Pak, si Fian yang ngelempar", kata Garin cs.Fian pun mengambilnya dan melemparkannya ke atas, diteruskan oleh Faiz. Sejenak setelah mengobrol, Fian berdiri dan meninggalkan tempat duduknya. Tiba-tiba keran air di dalam WC mengalir. "Wah si Fian parah nih", kata Garin. "Ian ian", panggil Faiz. "Apaan ?", jawab Fian. "Edrian da", kata Faiz sambil menatap Ryan. "Kok Edrian ?", kata Ryan. "Salah", kata Faiz. Fian pun duduk kembali ke tempat duduknya. Saat itu juga aliran air keran di WC itu pun berhenti. Fian kembali diejek. Saat Fian berdiri, "Eh pantesan airnya keluar, tuh bekas tempat duduknya basah", kata Garin sambil menunjuk tempat duduk Fian. "IIhh...", sorak Faiz cs. Kemudian, munculah ide membuat adegan melompat dari lantai 4 ke bawah. Awalnya dimulai oleh Faiz dan direkam oleh Radit. Sebelum melompat, Faiz bergaya mengambil nafas dalam-dalam seolah nafas tersebut adalah nafas terakhirnya. Adegan pun berhasil dan di susul oleh Fian. Saat melompat, kamera milik Radit belum siap merekam sehingga adegan yang terekam hanya saat Fian sedang melayang dan jatuh.

Read More......

Kartu

Setelah pelajaran Bimbingan Konseling selesai, jam pelajaran selanjutnya kosong, karena guru yang mengajar tidak hadir di kelas karena ada keperluan. Suasana kelas pun menjadi ribut. Sebagian siswa Dhe Dusun berkumpul di barisan bangku belakang dan mengobrol. Alfian dan Faiz turun meributkan suasana dengan memainkan gitar secara bergantian. Faza dan Edrian tidak ikut perkumpulan tersebut dan hanya mengobrol biasa. Kemudian dimainkanlah salah satu permainan favorit siswa Dhe Dusun, yaitu permainan kartu Yu Gi Oh. Kartu yang menjadi korban pinjaman adalah milik Made dan Deas. Permainan pun berlangsung dengan pertandingan Wildan melawan Garin. Kemudian Radit datang dan duduk di bangku Edrian dan mengobrol dengan seru. Beberapa saat kemudian, Yazid pun ikut melihat permainan kartu tersebut. Saat bermain, Wildan, Garin, Faiz, Danny, dan Deas beradu mulut sehingga terjadi keributan. Kemudian, Faiz menghampiri Radit, Edrian, dan Faza yang sedang mengobrol. "Eh, lu tadi denger nggak", kata Faiz kepada Radit. "Denger apaan ?", tanya Radit. "Itu", kata Faiz sambil menunjuk yang sedang bermain kartu. "Apanya ?", tanya Edrian. "Itu, riweuh", kata Faiz. "Oh.. Dengerlah, kalau gua nggak denger berarti gua budek atuh, orang suaranya gede gitu", kata Faza. "Nggak balik ke sana lagi ?", kata Radit kepada Faiz sambil menunjuk yang sedang bermain kartu. "Kagak, riweuh", kata Faiz. Kemudian Garin berteriak kepada Faiz. "Nggak main iz ?", tanya Garin. Faiz menjawab dengan menggelengkan kepala. "Yah, cupu sia", kata Garin

Read More......

Selasa, 05 Mei 2009

Drama Konyol

Kelas Dhe Dusun memulai hari Senin ini dengan pelajaran PLH. Dhe Dusun ditugaskan untuk memungut sampah di sekitar halaman sekolah untuk mendapatkan nilai +. Tugas tersebut dikelompokkan sesuai dengan kelompok piket. Tugas pun dimulai. Saat sedang mengerjakkan tugas tersebut, Agung mendapatkan ide untuk mengambil sampah dari tong sampah agar plastik kelompoknya penuh. Kegiatan tersebut diikuti oleh kelompok yang lain. Nasib malang dialami oleh siswa suporter Arema. Pertama, bungkus recorder miliknya dibuang karena dikira sampah, dan yang kedua catatan not angka untuk Seni Budaya yang dicatatnya pada kertas selembar pun ikut lenyap. Setelah tugas tersebut selesai, Dhe Dusun harus memperbaiki nilai PLH mereka dengan melakukkan Drama, baca puisi, vocal group atau yang lainnya. Tugas tersebut dimulai dengan kelompok Amanah a.k.a "Kere" yang menampilkan vocal group. Ending pada lagu kelompok tersebut diulang terus menerus. Kata Ryan mah "Ampe B***". Kemudian di susul oleh penampilan Bagas yang menampilkan solo violin dengan membawakan lagu Rayuan Pulau Kelapa. Setelah selesai, terjadi jeda sebentar karena ada sebagian siswa dan siswi yang belum siap tampil. Setelah jeda berakhir, disusul oleh kelompok Wildan yang membawakan lagu modifikasi yang berjudul Tepati janji. Dengan diiringi oleh alunan suara gitar yang dimainkan oleh Fian dan Faza.
Sampailah pada klimaks dari pertunjukkan. Kelompok yang salah satunya beranggotakkan Faiz, Ryan, Agung, dan, Danny tampil. Kelompok mereka tampil ber-12-an atau selusin. Mereka akan menampilkan drama colosal. Drama dimulai dengan adegan Faiz, Ryan dan Fadhil sedang menebang pohon, namun mereka malah memerankan adegan layaknya orang bercangkul. Kemudian terjadilah adegan demo, dimana Garin bertindak sebagai orator dan Yazid berperan sebagai orang yang kata orang mah ngariweuhkeun. Tampak perlatan demo yang lengkap, sampai-sampai Yazid memakai ornamen-ornamen yang menyilaukan mata (entah alami atau bukan). Terjadilah adegan konyol, saat Radit yang berperan sebagai anggota dewan hendak menelpon Made yang berperan sebagai pimpinan Mabes Polri. Ketika Radit sedang menelpon,bukannya mengangkat telepon dan berbicara duku, Made malah langsung berlari dengan konyol mendatangi Radit. Drama tersebut pun berakhir dengan gemuruh suara tawa Dhe Dusun.



Read More......

Salah Paham

Assalamualaikum Wr.Wb

Alhamdulillah, akhirnya masa belajar dirumah telah usai yaitu pada tanggal 4 Mei 2009. Telah lama sekali admin tidak memposting mengenai kehidupan anak dusun, karena mereka memiliki aktifitas masing-masing. Tanpa panjang lebar lagi, saya mulai postingannya.


Pada hari Senin pagi di lapangan SMPN 1 Bogor, tampak Faiz yang sedang duduk di bawah pohon sambil menunggu kedatangan seseorang. Ia kebingungan akan tempat duduknya yang kembali di acak. Akhirnya seorang siswa anak dusun pun datang dan langsung membimbing Faiz kembali menuju ke tempat duduk yang benar. Hari pertama dusun pun dimulai dengan genjrengan gitar yang dimainkan Faiz. Kemudian Deaz pun datang dan mengolok-olok Faiz karena tim kebanggaan sepak bolanya kalo kata orang mah "dibantai" 6-2. Garin sang orator pun datang dan mengejek Faiz. Kemudian, Faiz meminjamkan gitar yang sedang dimainkannya ke Fian. Kebisingan pun terus berlanjut hingga terdengarlah pengunguman bahwa seluruh siswa kelas 8* * * * harus berkumpul di lapangan. Made yang salah mendengar pun mengajak sebagian siswa Dhe Dusun, yaitu Alfian, Faiz, Radit, Ryan, dan Edrian ke bawah. Sesampainya di bawah, mereka menunggu kedatangan siswa dan siswi Dhe Dusun yang lain. Namun ternyata tidak muncul juga. Timbulah firasat bahwa kelas D tidak di panggil. Made pun langsung bertanya pada salah seorang guru. Ternyata firasat tersebut benar. Dengan rasa malu, Ryan dan kawan-kawan pun berlari sambil menyalahkan Made. "Ngerakeun sia teh!", teriak Faiz dan Radit kepada Made.



Read More......

Selasa, 28 April 2009

Cartoon for you



















Read More......

32 “Rahasia” Israel Yang Tidak Dipublikasikan


Obama, “boneka” Yahudi selanjutnya?


Tahukah anda? bahwa ada 32 “Rahasia” Israel Yang Tidak Dipublikasikan :

Tahukah anda bahwa selain ras yahudi, dilarang membeli atau menyewa tanah di Israel?

Tahukah anda bahwa setiap ras yahudi yang ada di setiap Negara di seluruh dunia menjadi warga Negara Israel secara otomatis? Sementara warga Palestina yang terlahir di tanah negerinya sendiri sejak puluhan abad yang lalu terus diusir ke luar Palestina?

Tahukah anda bahwa penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel harus menggunakan kendaraan dengan cat dan warna khusus untuk membedakan antara ras yahudi dan non yahudi?

Tahukah anda bahwa Yerusalem bagian timur, Tepi Barat, Gaza dan dataran tinggi Golan dianggap oleh masyarakat internasional khususnya barat dan Amerika sebagai kawasan yang dijajah Israel dan bukan merupakan bagian dari Israel?

Tahukah anda bahwa Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk ras yahudi dan membagikan 15% sisanya untuk seluruh penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel? Secara realitas, Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk 400 penduduk yahudi di Hebron, sementara 15% sisanya alokasikan kepada 120 ribu penduduk Palestina di daerah itu?

Tahukah anda bahwa Amerika mengalolasikan 5 milyad US$ dari penghasilan pajaknya setiap tahunnya untuk menyumbang Israel?

Tahukah anda bahwa Amerika terus memberikan bantuan militer kepada Israel sebesar 1,8 milyard US$ setiap tahunnnya? Dan tahukah anda bahwa jumlah sebesar itu sama dengan sumbangan Amerika kepada seluruh Negara di benua benua Afrika?


Tahukah anda bahwa Israel juga menunggu bantuan perang tambahan sebesar 4 milyard US$ dari Amerika yang terdiri dari pesawat tempur F 16, Apache dan Blackhawk? Dan karena Amerika merupakan Negara koalisi utama bagi Israel, maka ia wajib memberikan semua fasilitas yang diminta Israel untuk menjamin eksistensinya.

Tahukah anda bahwa pemerintah Amerika telah menekan Konggres tentang pelanggaran Israel dalam penggunaan senjata yang mereka sumbangkan?Khususnya pada tahun 1978, 1979 dan tahun 1982 pada perang di Lebanon dan penggunaan senjata nuklir pada tahun 1981.

Tahukah anda bahwa Israel adalah satu-satunya Negara di Timur Tengah yang menolak menandatangani larangan pengembangan senjata nuklir? Dan menolak Tim Investigasi PBB untuk memeriksa tempat persembunyian nuklirnya?

Tahukah anda bahwa sebelum berdirinya Israel pada tahun 1948, sudah memiliki pabrik pengembangan senjata nuklir?

Tahukah anda bahwa Perwira Tinggi Israel di Departemen Perang mengakui secara terang-terangan bahwa militer Israel membunuh semua tahanan perang Palestina tanpa proses pengadilan?

Tahukah anda bahwa Israel meledakan tempat kediaman Diplomat Amerika dan menyerang kapal perang Amerika Liberty di perairan internasional pada tahun 1967? Walaupun serangan itu menewaskan 33 tentara Amerika dan melukai 177 lainnya, tetapi Amerika sama sekali tidak melakukan tindakan apapun terhadap Israel? Hanya dengan alasan bahwa tentara Israel salah sasaran? Bayangkan kalau serangan itu dilakukan oleh Negara Islam?

Tahukah anda bahwa Israel merupakan Negara yang paling banyak mengabaikan resolusi DK PBB? Jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel mencapai 69 buah. Bayangkan seandainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?

Tahukah anda bahwa pemerintah Israel menggunakan system politik konservasi terhadap identitas ras yahudi agar tetap menjadi warga Negara itu?

Tahukah anda bahwa Mahkamah Agung Israel telah menetapkan Perdana Menteri Ariel Sharon sebagai tersangka dalam kasus pembantaian Shabra dan Syatilla pada 16 September 1982 di Lebanon yang menewaskan lebih dari 1000 orang Palestina terdiri dari anak-anak, wanita dan orang tua?

Tahukah anda bahwa pada tanggal 20 Mei 1990, seorang tentara Israel menyuruh para buruh Palestina yang sedang menunggu bus di sebuah halte untuk duduk berbaris di atas tanah, setelah itu ia menembaki mereka dari jarah setengah meter? Tahu pulakah anda bahwa pemerintah Israel menyatakan tentara itu tidak bersalah dan bahkan mendapat penghargaan khusus dari pemerintah Israel?

Tahukah anda bahwa sampai tahun 1988, semua pabrik dan kantor di Israel hanya boleh menempelkan keterangan lowongan kerja dengan perkataan: “lowongan kerja hanya untuk ras yahudi”, “dicari seorang karyawan dengan syarat ras yahudi”?

Tahukah anda bahwa Departmen Luar Negeri Israel membayar 6 peruhaan media Amerika untuk memunculkan image positif Israel kepada masyarakat Amerika dan Eropa?

Tahukah anda bahwa Sharon mengajak Partai radikal Molodeit untuk menjadi koalisi utama dalam kabinetnya? Padahal partai itu beridiologi radikal dengan persepsi pokok membesihkan Israel dari non ras yahudi dan pengusiran secara paksa seluruh warga Palestina dari Israel?

Tahukah anda bahwa Perdana Menteri Israel pertama David ben Gorion sepakat dengan langkah pengusiran secara paksa seluruh ras arab dari Israel?

Tahukah anda bahwa Rahib besar di Israel Ofadya Yosef yang juga pendiri Partai Syas (partai terbesar ketiga di Israel) mendukung aksi militer Israel untuk menghabisi warga Palestina? bahkan ia mengeluarkan fatwa radikal pada hari raya paskah yang lalu dalam wawancaranya di sebuah jaringan radio terbesar di Israel: “Tuhan akan membalas semua kejahatan warga arab, Tuhan akan menghancurkan keturunannya, menghabisinya dan menghancurkan tanahnya dan Tuhan akan membalas mereka dengan siksaan yang pedih. Karenanya dilarang semua ras yahudi untuk memberikan rasa kasih saying kepada warga arab, dan wajib bagi setiap yahudi untuk menembakan rudal dan senjatanya ke arah dada dan kepala setiap warga arab untuk menghabisinya, karena mereka itu makhluq yang jahat dan terkutuk”……

Tahukah anda bahwa pengungsi Palestina terbesar di dunia?

Tahukah anda bahwa penduduk Kristen Palestina bersatu dengan penduduk Palestina muslim untuk melawan penjajah yahudi?

Tahukah anda, walaupun Mahkamah Agung Israel sudah mengeluarkan keputusan pelarangan penyiksaan dalam proses pemeriksaan, tetapi Shinbet (Badan Intelejen Israel) tetap terus menyiksa setiap pejuang Palestina dalam proses pemeriksaannya?

Tahukah anda bahwa walaupun Israel terus mengganggu proses belajar mengajar dan merusak seluruh sarana dan prasara pendidikan penduduk Palestina, tetapi penduduk Palestina tetap menjadi Negara terbesar di dunia yang penduduknya bergelar doctor (S3)? Hal ini apabila dilihat dari jumlah prosentase penduduknya.

Tahukah anda bahwa setiap manusia mempunyai hak yang sama yang dijamin oleh undang-undang HAM internasional yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 1948? Tetapi tahukah anda bahwa undang-undang itu sama sekali tidak berlaku bagi penduduk Palestina? karena dihalangi dengan ditandatanganinya kesepatakan OSLO?

Tahukah anda bahwa mayoritas buku sejarah di dunia mengatakan Negara-negara arab yang menyerang Israel terlebih dahulu pada perang tahun 1967? Padahal faktanya, justru Israel yang menyerang Negara-negara arab terlebih dahulu kemudian mereka merebut kota Al Quds dan Tepi Barat? Tetapi mereka mengatakan bahwa serangannya itu adalah serangan untuk menjaga diri dan antisipasi?

Tahukah anda bahwa Israel sebagai Negara penjajah sama sekali tidak terikat dengan konsvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak dan keselamatan warga sipil Palestina?

Tahukah anda bahwa perintah Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sudah tidak dituruti lagi oleh militer Israel? Salah satu contohnya adalah ketika ia melarang militer Israel untuk melakukan genjatan senjata dan dilarang menembak, tetapi militer Israel terus menyerang, menembaki rakyat sipil Palestina dan menghancurkan tempat tinggal mereka. Insiden paling memilukan andalah pembantaian tiga wanita Palestina, padahal mereka sedang berada dalam tenda pengungsiannya?

Tahukah anda bahwa Israel terus melakukan berbagai usaha untuk menghancurkan Masjid Al Aqsha dan Qubah Shakhrah sejak 50 tahun yang lalu dengan menggali bawah tanah masjid tersebut agar runtuh dengan sendirinya?

Tahukah anda bahwa Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela mengatakan bahwa Israel adalah Negara rasisme dan apartheid seperti kondisi Afrika Selatan sebelum ia pimpin?


Read More......

Pasukan Putih di Gaza

Agresi brutal militer Israel ke Jalur Gaza masih menyisakan kisah-kisah menakjubkan. Sebagian orang menilai, itulah ayaturrahman (tanda-tanda kebesaran Allah) di bumi Jihad, Jalur Gaza. Para mujahidin menceritakan bagaimana munculnya "pasukan lain" berseragam putih saat perang Al-Furqan berlangsung. Siapa mereka?

Situs berbahasa Arab, islammessage.com, menulis, bahwa seorang mujahidin Al-Qassam menyebutkan bahwa ada sebuah rumah milik keluarga Dardunah, yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais tepatnya di jalan Al Qaram.

Pasukan Israel mendatangi rumah ini, seluruh anggota keluarga diperintahkan untuk duduk di sebuah ruangan, salah satu anak laki-laki diinterogasi, mengenai ciri-ciri para pejuang Al-Qassam.

Laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam.Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga pingsan, dan itu terjadi berturut-turut selama tiga hari. Setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam memakai seragam hitam.

Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Seorang warga Palestina, dalam multaqalqasami.com, juga memiliki kisah lain, mengenai "pasukan putih" ini.

Ia mengaku, awalnya, ada seorang sopir ambulan yang dihentikan oleh pasukan Israel dan ditanya, apakah dia dari kelompok Hamas atau dari Fatah? Dan sopir malang itu menjawab. “Saya bukan kelompok mana-mana, saya cuma sopir ambulan”, jawabnya.

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya. “Pasukan yang berpakaian putih-putih di belakangmu tadi, masuk kelompok mana?”. Si sopir pun kebingungan, karena ia merasa tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu”, adalah satu-satunya jawaban yang dimiliki si sopir.

Jadi, siapa pasukan berseragam putih-putih yang senantiasa “menghantui” pasukan Zionis-Israel itu?


Read More......

50 Persen Orang Amerika Ganti Agama

Separuh atau 50 persen orang Amerika, mengalami perubahan afiliasi agama yang mereka bawa dari kanak-kanak, dan mengalami perubahan ketika menginjak dewasa. Gambaran yang mengejutkan ini dilansir oleh lembaga riset Pew Forum on Religion and Public Life. Dan, dialami oleh penganut Katolik dan Protestan.

Mereka meninggalkan agama yang diajarkan kepada mereka ketika kanak-kanak itu. Hasil survei yang dilakukan Pew tahun 2008 itu, memberikan gambaran dari pandangan dan praktik agama 35.000 orang Amerika, yang difokuskan kepada pangikut Katolik dan Protestan. Penilitian itu menggambarkan sudah banyak pengikut Katolik dan Protestan yang tidak rajin dan aktif pergi ke Gereja. Juga kelompok Yahudi, berhenti mengunjungi Sinagoge. “Semakin banyak orang Yahudi yang meninggalkan agama dan identitas Yahudi’, ujar Cohen kepada Jerusalem Post.

Sementara itu, 46 persen pengikut Katolik di Amerika sudah tidak lagi pergi ke Gereja. Selebihnya, ada diantara penganut Katolik yang pindah ke Protestan, dan agama-agama lainnya. Perubahan-perubahan agama ini, salah satu diantaranya adalah karena pengaruh dari perkawinan antara penganut agama. Tapi, banyak diantara mereka yang tidak menganut agama apapun, alias menjadi athies. Kecenderungan di Barat, menyusutnya pemeluk agama, tak lain karena budaya materialisme yang semakin kuat, dan tidak lagi manusia terikat dengan agama mereka sebagai sebuah keyakinan.

Inilah yang sekarang terjadi di Amerika dan negara-negara Barat lainnya, yang meningalkan agama mereka, akibat semakin jauhnya pengaruhnya agama dalam kehidupan, karena pengaruh materialisme semakin menonjol. Agama tidak lagi menjad faktor yang determinan dalam kehidupan masyarakat. Kelompok Yahudi juga mengalami penurunan dari 1.8% penganut Yahudi, kini tinggal 1.2%. Mereka tak tertarik lagi dengan Sinagoge.


Read More......

Kamis, 16 April 2009

Nona Manis

Inilah jam-jam yang ditunggu-tunggu oleh seluruh siswa dan siswi Dhe Dusun. Yaitu jam dimana mereka akan diambil nilai suling recorder secara berkelompok pada pelajaran Seni Budaya. Seluruh kerja keras, Ekstra Kerja keras (Kelompok Faiz), seluruh pengorbanan waktu dan tenaga akan berbuah angka-angka yang akan tertulis pada buku nilai. Hampir seluruh siswa dan siswi mulai terasa tegang, dan ada juga yang santai. Mereka harus menampilkan hasil latihan mereka dengan bagus agar dapat memuaskan hati sang guru dan mendapatkan nilai yang sesuai dengan kerja keras mereka. Saat pengambilan nilai pun dimulai. Kelompok diurut dari mulai kelompok nomor urut terakhir ke nomor pertama.Walaupun saat latihan seluruh kelompok terdengar bagus. Namun saat pengambilan nilai, hampir setiap kelompok melakukan kesalahan.Contohnya: Wildan salah dalam gerakan sehingga mengurangi nilai, Faiz dan Ryan yang kurang konsentrasi, Faza yang terlalu serius, Alfian yang mengeluarkan keringat berlebihan, Made yang salah dalam ketukan. Hampir semua itu sesuatu yang tak diharapkan. Namun, nasi telah menjadi bubur dan pena pun telah menggoreskan angka-angka. Dibalik kesalahan tersebut terdapat suatu keceriaan tersendiri bagi anak-anak Dhe Dusun. Saat kelompok Alfian memainkan lagunya, anak-anak pun mengeluarkan bunyi perkusi dari mulutnya dan ada yang berjoget-joget.Saat kelompok Garin hampir selesai memainkan lagunya yang berjudul "Nona Manis", Wildan pun bernyanyi "Nona manis siapa yang punya. Yang punya Garindia".

Read More......

Waktu Sholat

Dusuner Member Alpha

Dusuner Player


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template